KiperFutsalPost.net – 2 kompetisi 1 kesuksesan 1 kegagalan, disinilah pelajaran fokus sepertinya perlu diterapkan. Seperti biasa tim kampus saya kali ini bermain ngotot dalam beberapa kompetisi berbeda.
Satu di acara ulang tahun fakultas dan satu lagi di JargasCup. Pada kompetisi JargasCup (minggu) kendala utama terletak pada bola yang terlalu memantul. Bola lebih mirip bola lapangan besar ketimbang bola futsal. Karena bola sangat sulit dikontrol. Beberapa kali saya berusaha menangkap namun bola selalu mudah memantul.
2 kali kebobolan dari aksi individu pemain lawan, yang merangsek masuk ke sisi dalam pertahanan. Pada akhir pertandingan untungnya berhasil meraih kemenangan dengan skor tipis 3-2.
Dengan hasil itu sementara tim saya pada perhelatan kompetisi JargasCup mampu meraih poin 3 di laga perdana. Karena kompetisi ini bersifat sistem grup.
Cuaca sore itu cukup nyaman hanya saja silau mentari belum menghilang dari peredaran yang menyebabkan saya harus mengernyitkan dahi dan memincingkan mata untuk dapat fokus melihat dimana bola berada.
Pada kompetisi kedua yaitu KOMFEIS Cup 2012, tim saya bermain pada sore hari dan untuk diatas kertas diunggulkan dari lawan. Pertandinganpun berjalan baik untuk tim saya. Posesion Ball bagus bahkan cenderung “terlihat seperti Barca vs Chelsea” ucap panitia pelaksana.
2 kali kecolongan dan 2 kali pula langsung memungut bola dari jaring sendiri. Saya akui pertahan lawan pun cukup kokoh. Setidaknya mereka mengerti pola bertahan dasar dengan malakukan Zone Marking dan menguncup. Dengan ukuran lapangan yang relatif kecil menjadikan keuslitan tersendiri bagi tim saya yang harus pasrah dengan skor tipis 1-2.
Alhasil tim saya harus angkat koper, padahal tahun lalu menjadi finalis di KOMFEIS 2011.
Semoga dari hasil ini kita semua bisa belajar arti dari sebuah kata FOKUS.
sekedar info saja, lapangan pada kompetisi JargasCup itu plesteran sedangkan pada KOMFEIS 2012 digulirkan di DD Futsal jenis lapangannya Vinyl dengan motif Parquette.


