Oleh: Moch. Maulana Alrizzaqi
Gaya rambut seorang kiper bisa mempengaruhi permainan di lapangan (pengalaman saya). Dan untuk menjadi seorang kiper, kita harus memperhatikan betul bagaimana agar kita bisa tetap berkonsentrasi penuh,
Dalam artikel ini saya ingin share pengalaman saya sebagai seorang kiper yang berambut panjang berponi,
hehe tapi bukan poni yang alay ya kawan.
Tak perlu panjang lebar yuk langsung saja, seorang kiper yang memiliki rambut panjang dan jika rambutnya bertipe halus serta lemas hal ini akan sangat mengganggu, dimana rambut kita nanti akan sering menutupi mata, dan terkadang mata kita bisa tertusuk dari ujung rambut yang menhadirkan rasa perih. Sehingga kita menjadi lengah dan kurang berkonsentrasi.
Agar terhindar dari hal tersebut sobat kiperfutsalpost.net bisa menggunakan beberapa cara berikut, jika ingin tetap berambut panjang ketika bermain futsal tanpa mengganggu konsentrasi.
# Menggunakan Ikat Rambut
Salah satunya adalah dengan membawa karet gelang atau bandana, yang biasa dikenakan oleh para pemain yang berambut panjang, terserah sobat mau diikat model apa rambutnya, sekiranya kuat dan tetap terlihat bagus (stylish), usahakan kenakan ikatan rambut yang tidak aneh atau konyol.
# Tidak Mencuci Rambut (Tidak Keramas)
Hal yang biasa saya lakukan adalah bukan dengan mengikat rambut seperti halnya pemain lain, tetapi dengan cara tidak mencuci rambut (keramas dengan shampoo) sehari sebelum bertanding.
Dengan begitu rambut menjadi agak kotor dan kaku, serta tidak mudah menutupi wajah yang bisa mengganggu pandangan kita. Namun cara saya ini tidak saya sarankan untuk dicoba, karena bagi yang memiliki masalah kulit kepala, kepala akan terasa gatal dan munculnya bintik putih alias ketombe.
# Pangkas Rambut
Dan cara paling aman adalah dengan mencukur rambut kita yang gondrong menjadi model cepak, pendek atau bahkan botak seperti Fabian Barthez atau Bred Friedel. Demikian sedikit tips dari pengalaman pribadi saya tentang pengaruh gaya rambut terhadap performa kiper futsal, terima kasih ^^
__________________________________________________________
Sekilas Tentang Penulis
Moch. Maulana Alrizzaqi, seorang kiper amatir pada sebuah fakultas disalah satu universitas negeri di kota Malang, biasa di sapa dengan panggilan jembos. Saat tulisan dipublikasikan Maulana terdaftar menjadi sebagai salah satu mahasiswa salah satu universitas negeri Malang jurusan Computer Science





mantabbb makasih gan ^^ , jadi semangat buat share ilmu lagi nih
monggo, ditunggu tulisan selanjutnya