Akuntansi Futsal Competition Second match

Lanjut cerita dari pertandingan Akuntansi Futsal Competition, pada pertandingan kedua ini ada beberapa poin penting yang bisa saya ambil dan saya bagikan.

Mau tahu saya dapet poin apa saja?

Pertandingan lagi-lagi dilaksanakan di bawah sinar mentari yang begitu terik, alih-alih semangat malah bikin saya lemes, kenapa?

Karena saya belum makan dari pagi, dan pertandingan akan dimulai jam 13.30-an.

Dalam keadaan sedikit pening dan lemes saya kembali di percaya menjaga gawang tim saya.

Kali ini lawannya adalah anak akuntansi dan dimana salah satu punggawa lawan ada seorang pemain timnas sepakbola Fakultas Ekonomi, namun tanpa hambatan berarti tim saya mampu melibas tim akuntansi dengan skor yang meyakinkan, 7-1.

Tak perlu saya ceritakan bagaimana tim saya membuat gol, yang jelas teamates saya hampir mencetak double hatrik, karena dia mampu membuat 5 gol ke jala lawan.

Bahkan saya sendiri bisa samapai melakukan 3 kali tembakan ke arah gawang lawan, mungkin karena dampak faktor kelelahan di kubu lawan sehingga pressing menjadi lunak.

1 gol yang berada di gawang saya tak lepas dari kesalahan teamates saya, yang telat untuk mengoper atau membuang bola padahal posisi dia berada kurang dari 1 meter dari lingkar pinalti, sehingga bola akhirnya di rebut oleh lawan dan saya di hadapkan oleh situasi 1-2.

Habislah saya, gol tercipta dan saya tidak mau menyalahkan dia, karena dapat merusak mentalnya, saya cukup mengatakan “Bayar blundermu dengan sebuah permainan yang bagus kalau bisa ciptakan peluang”

Setelah kejadian tersebut tim saya berada di atas angin dan menguasai jalannya pertandingan, sesekali tim lawan melakukan counter attack namun alhamdulillah berhasil digagalkan baik oleh saya dan teamates saya.

Selesai pertandingan kepala saya begitu pening dan seperti mau ambruk saya.

Hal yang bisa dipetik:

  • Sebelum pertandingan usahakan asupan bagi tubuh mencukupi, setidaknya 3 jam sebelum pertandingan kita makan besar dan satu jam sebelum pertandingan makan makanan kecil atau cemilan. Karena ketika asupan kurang maka bisa mebuat kita lemes dan mengurangi tingkat konsentrasi. Salah satu solusinya bisa dengan mengkonsumsi pisang sebelum bertanding.
  • Siap dalam kondisi apapun dan hal yang terburuk, terutama ketika teman kita kehilangan bola atau bola berhasil direbut lawan, karena kurang siapnya saya dan terlalu percaya akan keeping teman saya maka saya menjadi kurang siap ketika bola berhasil direbut.
  • Selalu berdoa sebelum bertanding, dan bersyukur setelah bertanding. Setidaknya curhat dengan yang Illahi mampu membuat cuaca menjadi teduh tadi ketika saya bertanding, itulah yang saya lakukan sebelum pertandingan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>